Friday, 3 February 2017

Mengikis Oportunis

"Ada teman yang memeluk kita erat agar pisaunya bisa menancap lebih dalam"


Sering sekali bila kita bertemu teman yang sudah lama tidak bertemu langsung menilai dari kemapanan.
“gak nyangka ya, temen main dulu sekarang udah jadi bos”.
“hebat bener dia udah punya banyak cabang warung makan. Padahal dulunya biasa-biasa aja”.

Carper dan Baper Lillah



Sering dengar kata carper dan baper? Berarti kita hidup sejaman. He. Kata ini sering kali diarahkan ke anak muda yang bisa disebut sebagai masa pencarian jati diri. Masa yang harus banyak dibimbing agar terarah dengan baik.
Kalau diilihat dari maknanya, ternyata carper dan baper bisa mengena siapa saja lo. Bukan saja untuk anak muda. Kita pun yang akan, dan sudah dewasa bisa kena.  Iya, serius.


Sudah tidak asing dua kata itu kalau sebenarnya kata singkatan. Carper: cari perhatian. Baper: bawa perasaan. Biasa kita nilai dua kata tersebut ditujukan hal yang negatif. Misalkan,
“anak laki itu carper sama perempuan disampingnya.”
“Perempuan itu langsung baper setelah baca status facebok temannya”.

Wednesday, 1 February 2017

Ngerasa Gak Enakan?

Pernah kita ngerasa “gak enak” kalau menolak ajakan teman?

Atau ngerasa “gak enak” mengkritisi teman yang salah, akhirnya ngomongin dibelakang?

Perasaan “Gak enakan” yang dalam istilah jawa disebut pekeuwoh ini, biasanya memiliki sifat tidak ingin menyinggung perasaan orang lain. Terlebih teman dan saudara. Khawatir jika menolak ajakan bisa menyakiti hati si pengajak. Uniknya, disebutkan dari viva.co.id, ternyata perasaan "gak enakan" ini menjadi salah satu kultur orang Indonesia. Mungkin menjadi salah satu kultur yang bagus dibandingkan dari negara lain.