Wednesday, 30 November 2016

Pahit Manis Menjelang Aksi Damai 212



Semenjak GNPF (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa) mengumumkan bahwa ada aksi damai jilid III melalui jumpa pers, kabar itu langsung tersebar cepat memanggil muslimin untuk tergerak mengikuti dan meramaikan aksi itu. Dari aceh sudah dalam perjalanan. Dari solo sudah sampai di Jakarta. Dari Bandung akan menyewa puluhan, mungkin ratusan bis menuju jakarta. Dari Ciamis siap memesan bis. Tapi sat itu terhalang izin dari pemilik bis sehingga tidak bisa mengantar ke Jakarta.
Akhirnya dari Ciamis memutuskan berjalan kaki. Jarak antara Ciamis - Jakarta tidak dekat. Tapi karena tekad bulat memenuhi palnggilan hati, umat Islam Ciamis berangkat. Tidak sedikit peserta pejalan kaki ini yang usia nya dewasa. Ada dari beberapa rombongan mereka santri-santri dari sebuah pesantren. Tapi mereka tetap semangat menempuh jarak yang tidak pernah mereka lakukan sebelumnya.

Namun ada sebuah peristiwa haru yang dilalui para pejalan kaki. Mereka disambut oleh warga disepanjang jalan beberapa kota. Warga itu telah menyediakan minuman dan makanan yang banyak. Bahkan banyak diantara ibu terharu dan menangis melihat kesemangat an para pejalan kaki menempuh perjalanan jauh demi membela Al-Qur’an.

Tidak hanya itu. Anak-anak SD, SMP dan siswa terpelajar lainnya tidak mau melewati acara penyambutan tersebut. Mereka memberi semangat dan menawari makanan kepada parapejalan kaki.
Ada dari anggota pejalan kaki yang memiliki cacat tubuh. Terlihat idsela-sela saat istirahat berjalan dengan tertatih tatih. Subhanallah. Meski tubuh tidak mendukung, tapi semangat tidak pernah cacat.
Pada saat para pejalan kaki sampai di Bandung, Gubernur Jawa barat, Ahmad Heryawan alias Aher dikabarkan menyambut mereka. Dia mengatakan mereka adalah warga Jabar yang sangat menginspirasi. Katanya ia siap menyiapkan bis untuk emereka semua.

Memang benar, ternyata aksi jalan kaki atau long march menjadi inspirasi untuk umat Islam di Daerah Dekat Jakarta. Rombongan dari Bogor kabarnya akan melangsungkan long March. Dari Cikarang sore kamis rombongan long march ke Jakarta akan dimulai. Depok juga nanti malam jam 12 mulai berjalan kaki sampai monas. Kata panitia Warga Depok yang akan mengikuti long March diperkirakan 10.000 umat Islam.

Namun meski Kapolri telah menyetujui aksi Damai ini, Kaum muslimin yang dartang dari Sumatera dikabarkan dihalang-halangi oleh polisi. Tidak anya itu. Di Jawa timur pun begitu. Mereka bersama bis dihalang-halangi dibeberapa titik pos polisi menuju Jakarta. Bisa jadi merkea memperlambat perjalanan agar sampai Jakarta Terlambat dan tidak mengikuti acara. Padahal acara super damai itu telah disetujui oleh pusat. Apakah ini yang disebut makar.?Husnudzhan saja. Semoga tidak.
Itulah segelintir Pahit Manis Menjelang Aksi Super Damai III. Apapun hasilnya nanti, yang terpenting usaha telah dikerahkan demi terciptanya kedamaian. Tentu umat Islam sangat berharap hukum harus ditegakkan. Supaya kedepannya tidak muncul kembali orang-orang yang dengan mudahknya melecehkan Al-Qur’an.

#Tantanganmingguini
#Maaf banyak typonya, karena itu tantangannya. Tanpa Edit.

hehehe

9 comments:

  1. Makasih sdah mmpir mbak...moga aksi super damai bisa menstabilkan hukum dinegara ini...

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Siap mbak...doakan aksi damai lncar dan mmbuahkan hasil yg positif...

      Delete
  3. MasyaAllah...saya terharu dengan pejuang2 Allah ini. Semoga aksi ini berbuah keadilan yang diharapkan umat ini. Allahuakbar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aminnn..aminn..aminn...allahumma aminn...
      Allahu akbar...moga kdamaian dan keadilan muncul kmbali di indonesia

      Delete
  4. Ga ada typonya kok,...semoga Allah melindungi mereka, dan menjadikan pengorbanan mereka sbg amal soleh aamiin

    ReplyDelete