Monday, 8 August 2016

PILIHAN YANG TAK DITAKDIRKAN

Cinta terkadang datang tiba-tiba. Merayapi sebongkah hati yang sedang sendiri. Banyak
pilihan dalam mengatasinya. Namun pilihan yang terbaik hanya pada bagaimana cinta yang terjaga dari kotornya dosa. Yaitu cinta yang tidak buta dan yang menumbuhkan kedekatan kepada Sang Penguasa.

Inilah sebuah kisah nyata seorang pemuda yang berusaha mengatasi cinta. Cinta yang tidak ingin membutakannya.

Seperti biasa sebelum jam 6 pagi, seorang pemuda bernama Ilham sudah berada didepan laptop, memandang serius layar penuh paragraf, puluhan kalimat, dan ribuan kata.

Apa saja yang terbetik didalam pikiran ia ketik. Dia berusaha membiasakan diri, paling tidak setengah jam setiap hari membiasakan dalam tulis menulis.

Dari balik jendela yang terbuka hordennya, Ilham tanpa sengaja melihat sekelebat seorang wanita berkerudung hitam. Ditepi sudut krudung berwarna putih berhias bunga. Pakaiannya menjulur panjang hingga hampir menutup bawah sandalnya. Parasnya putih anggun. Ia berjalan seolah menuju kearahnya. Tapi kemudian belok kiri mengikuti arah jalan berbelok. Pemuda itu memperhatikan wanita itu dengan hati sedikit berdebar.