Saturday, 28 November 2015

Fenomena Cuek



www.ernawatililys.com
Kata yang simpel dan gak panjang-panjang amat ini ternyata penuh rahasia. Apapun tingkat sosial manusia, bisa aja kena syndrom yang cuma empat abjad ini. Dunia yang semakin berkembang dari segi teknologi, jika ditinjau lebih jauh lagi, maka  menghasilkan masalah  yang mengurangi sosial. kelebihan dari pada tekonologi tidak ada yang bisa memungkiri. Dan tentu ditinjau dari kemudahan akses bepergian/komunikasi dipandang lebih banyak positifnya. Tapi sayangnya, pengaruh negatif gak bisa dibendung. Dan itu bisa jadi adalah efek dari teknologi dan perkembangan zaman. Kita bisa langsung lihat tanpa kebanyak teori. Saat di Kereta, bis, angkot mungkin juga pesawat, banyak yang sibuk dengan gadgetnya masing-masing. Sebuah sapaan sekilas atau teguran kilat seperti sesuatu hal yang mustahil terjadi. Setidaknya terhadap orang yang paling dekat dari tempat duduknya. Itulah salah satu akibat negatif dari deretan segudang negatif yang lain dizaman ini.

Monday, 16 November 2015

Pray To Paris?

Pertengahan november 2015 adalah hangat-hangatnya berita mengenai perancis. Musibah manusia yang dituduhkan kepada ISIS ini memakan korban kurang lebih 175 tewas dan 300 orang luka-luka.  Entah benar tidaknya tuduhan itu, karena berangkat dari paspor yang dibawa oleh sang teroris yang berasal dari suriah. Namun paspor itu ternyata palsu. Tapi layaknya api yang membakar ladang rumput yang kering.

Friday, 13 November 2015

Kenapa Saya Harus Menulis?

By: Rohmat Saputra

Saya tidak tahu harus beralasan kenapa saya harus menulis. Namun ada dorongan dalam hati yang sangat kuat, dan mungkin menjadi alasan terbaik, kenapa saya harus menjadi penulis. Memang menulis tidak menjanjikan kekayaan. Tapi asal kita berbuat kebaikan salah satunya menyebarkan lewat tulisan, saya yakin, Allah gak akan menyia-nyiakan hambanya.
Namun ada hal-hal kecil, yang kemudian terbangun niat besar menjadi seorang penulis, bagi saya ada tiga faktornya. Ibarat rantai-rantai yang saling berkaitan satu sama lain. Berikut 3 faktor kenapa saya memutuskan untuk menjadi penulis.

Wednesday, 11 November 2015

Artis disisi-Nya


Membaca, menghafal, dan memahami naskah, ikut segala perintah produser, adalah sekelumit dari dunia selebritis. Dari pekerjaan itu, manusia yang kemudian muncul dilayar lebar dan terus muncul, maka akan banyak orang menyebut sebagai artis.

Terlepas dari kekurangan bagaimana pengaruh pendidikan dari aksi mereka yang muncul di televisi, ada sesuatu yang perlu digaris bawahi. Bahwa orang-orang ini taat dan loyal terhadap produser mereka. Bahkan rela membaca, menghafal dan memahami teks, baik itu naskah yang berisi kebaikan, atau bahkan naskah yang kontradiksi dengan hatinya. bisa dibilang ditelan mentah-mentah.

Friday, 6 November 2015

Keterbatasan Yang Berimbang


Bisa dilihat dimajalah Islam Ar-Risalah rubrik tajribah edisi 174


Waktu seolah berjalan begitu cepat. Dan kini saya harus kembali kejakarta, kembali kesibukan ibukota, dan siap melaporkan apa yang sudah saya dapat dari tugas setahun.

 Pada saat pertama kali akan berangkat, tak ada bayangan dikepala bagaimana keadaan di pulau nanti. Hanya sebatas dari mulut-kemulut akan cerita mengenai kondisi disana. Bahasa melayu, itulah bahasa sehari-hari masyarakat pulau. Jika alamnya adalah kelebihan, maka kekurangannya bagi saya adalah listrik dan air. Sebelum disana terbiasa dengan air bersih melimpah, dan listrik yang terus on tiap jam dan hari. Tetapi saat kaki ini memijakkan daratan yang hanya beberapa hektar saja, semenjak itu juga serasa ada nikmat yang telah dicabut.

Namun Alhamdulillah, didalam rumah yang aku tinggali bersama satu teman terdapat sumur yang airnya cukup untuk dipakai sehari. Awalnya ragu memakainya. Sebab airnya keruh dan payau. Tapi akhirnya terbiasa juga memakainya untuk keperluan sehari-hari.